Tips Mengurangi Kebiasaan Konsumtif Belanja Online

Dengan adanya kemudahan teknologi, belanja online memang semakin populer karena terbukti

membantu transaksi sehari-hari menjadi lebih ringkas.Sekarang, hanya melalui smartphone orang-

orang sudah bisa melakukan banyak hal. Mulai dari membeli makanan, kebutuhan sehari-hari,

hingga transportasi

Namun, sayangnya dibalik kemudahan yang ditawarkan, salah satunya adalah menimbulkan perilaku

konsumtif di dalam diri kamu yang dapat merugikan kamu sendiri, baik secara sadar maupun tidak.

Lalu, solusinya apa?

Yuk, simak beberapa tips berikut ini untuk mengurangi kebiasaan konsumtif kamu pada saat belanja

online!

1. Batasi Kunjungan Situs Belanja Online


Mengunjungi berbagai situs media sosial dan situs belanja online memang paling asyik karena bisa

menghilangkan rasa bosan di sela kesibukan kamu. Namun, siapa sangka hal ini justru akan

meningkatkan keinginan kamu untuk berbelanja?

Efek terburuknya yaitu kamu akan membeli banyak barang tidak penting yang kamu anggap “lucu”

dan “menarik”. Padahal kamu tidak membutuhkannya sama sekali. Oleh karena itu, mulai batasi


kunjungan kamu ke situs belanja online. Ganti dengan pekerjaan selingan lain yang lebih membuat

kamu rileks, seperti ngopi, membaca buku, dan sebagainya.

2. Atur Prioritas Antara Kebutuhan dan Keinginan


Perbedaan antara kebutuhan dan keinginan sangatlah berbeda tipis. Saat kamu menginginkan

sesuatu, secara tidak sadar, kamu juga akan berpikir bahwa kamu membutuhkannya.

Lama kelamaan, kamu tidak akan mampu membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. Nah,

inilah yang berbahaya. Yuk, atur prioritas kamu mulai dari sekarang untuk mengurangi kebiasaan

konsumtif kamu saat belanja online.

3. Hati-Hati Dengan Tawaran “Diskon Spesial”


Harbolnas menjadi ajang berlomba untuk menarik pelanggan, salah satu caranya yaitu dengan

memasang diskon besar-besaran. Adanya embel-embel “diskon spesial” ini bisa menjadi jebakan

bagi kamu yang mudah terpengaruh. Secara tidak sadar, hal tersebut akan membawa kamu pada

perilaku konsumtif. Sebab, kamu menganggap bahwa dengan adanya diskon tersebut, kamu bisa

lebih menghemat biaya pengeluaran.


Namun, apa jadinya kalau semua produk yang kamu beli secara online karena “diskon spesial” itu

bukan merupakan produk-produk yang kamu butuhkan? Bukannya itu termasuk pemborosan?

Maka, berhati-hatilah dengan tawaran semacam ini.

4. Berhenti Langganan Newsletter


Berlangganan newsletter dari situs belanja online ternyata dapat meningkatkan sikap konsumtif

kamu. Di saat notifikasi newsletter masuk ke ponsel kamu, mungkin secara tidak sadar, di saat itu

juga kamu akan tergoda untuk membaca pemberitahuan promo tersebut lebih lanjut.

Jika kamu dalam kondisi sedang banyak uang, kemungkinan besar juga kamu akan tergoda untuk

membelinya tanpa pikir panjang lagi. Coba nonaktifkan newsletter kamu dengan cara unsuscribe

pada email atau mengunjungi websitenya secara langsung.

5. Hapus Aplikasi Belanja Online di Ponsel


Tips terakhir yang bisa kamu terapkan untuk mengurangi kebiasaan konsumtif kamu saat belanja

online, yaitu dengan menghapus aplikasi belanja online yang ada di ponsel kamu. Tips ini berkaitan


dengan tips pertama, namun tentu saja kamu harus melakukan tips ini apabila kamu tetap tidak

mampu membatasi kunjungan kamu ke situs belanja online tersebut.

Sebenarnya tidak ada yang melarang kamu untuk bersikap konsumtif. Namun, alangkah lebih

baiknya bila kamu mengurangi kebiasaan buruk ini.


6. Coba Alihkan Dengan Memulai Bisnis Online

Dengan mulai bisnis online, kamu mungkin akan sibuk untuk mengurus hal itu, sehingga terlupakan kebiasaan untuk belanja. Bisnis online yang patut kamu coba misalnya menjadi afiliator. Melakukan afiliasi pemasaran pada dasarnya mudah dan terlebih bagi kamu yang biasa menggunakan media sosial, ini dapat menjadi suatu peluang yang bagus, Kamu hanya perlu promosi dan menunggu hasil dari apa yang kamu lakukan. Bisnis afiliasi yang dapat kamu coba adalah afiliasi marketing taxsia.